Perubahan Perilaku Anak Setelah Mendapatkan Edukasi Seksual Oleh Kakak Aman Indonesia Kota Serang

Authors

  • Layla Hurriah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Dadan Darmawan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ahmad Fauzi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.32832/oborpenmas.v9i2.24295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan perilaku anak setelah
mendapatkan edukasi seksual oleh Kakak Aman Indonesia Kota Serang. Latar
belakang penelitian ini Adalah pentingnya edukasi seksual sejak dini, anak, remaja
hingga dewasa kelak. Hal itu juga menjadi Upaya dalam mengurangi Tingkat
kekerasan seksual yang semakin tinggi karena keterbatasan pengetahuan anak dalam
memahami edukasi seksual. Metode yang yang digunakan Adalah kualitatif deskriptif
dengan tekhnik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap
Pembina, tutor dan anak kelompok belajar Kakak Aman Indonesia. Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa perubahan perilaku anak sesuai denga napa yang ingin dicapai
dalam indikator pencapaian pada modul tersebut. Modul yang berisi empat topok
utama yaitu mengenal tubuh kita, aku dan perasaanku, aku bisa lindungi diriku dan
membangun hubungan sehat mampu menjadi pengantar perubahan perilaku anak
dalam setiap media yang digunakan dalam modul tersebut, melalui aktivitas, refleksi,
konsep dan aplikasi anak saat pembelajaran berlangsung. Kesimpulan dari penelitian
ini ialah bahwa perubahan perilaku anak sangat berpengaruh pada tahapan serta
persiapan yang dilakukan untuk melakukan edukasi seksual karena itu bisa menjadi
pendukung anak dalam membentuk perilaku yang lebih baik di masa kini hingga di
masa yang akan datang.

Author Biographies

Dadan Darmawan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Penulis dua

Ahmad Fauzi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Penulis ketiga

Downloads

Published

2026-10-26

How to Cite

Layla Hurriah, Darmawan, D., & Fauzi, A. (2026). Perubahan Perilaku Anak Setelah Mendapatkan Edukasi Seksual Oleh Kakak Aman Indonesia Kota Serang. Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah, 9(2), 118–123. https://doi.org/10.32832/oborpenmas.v9i2.24295