Perbandingan Biaya dan Waktu Pelaksanaan Konstruksi Bekisting Konvensional dan Sliding Form pada Pekerjaan Konduit di Bendungan Cijurey Paket 1
DOI:
https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.22164Kata Kunci:
Bekisting Konvensional, Sliding Form, Biaya Konstruksi, Waktu KonstruksiAbstrak
Pada pekerjaan konduit Pembangunan Bendungan Cijurey Paket I, teknologi bekisting merupakan aspek penting karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor sehingga risiko pelaksanaan perlu ditekan seminimal mungkin. Awalnya, metode pengecoran beton menggunakan bekisting konvensional yang dibuat langsung di lokasi proyek . Namun, perkembangan dunia konstruksi menuntut adanya metode yang lebih efisien, sehingga muncul alternatif penggunaan bekisting prafabrikasi. Salah satu jenis yang digunakan adalah bekisting sliding form. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas biaya dan waktu antara bekisting konvensional dan sliding form, serta menganalisis alasan pemilihannya pada pekerjaan konduit Bendungan Cijurey Paket I. Metode penelitian dilakukan dengan menghitung estimasi biaya dan durasi pelaksanaan bekisting konvensional, kemudian hasilnya dibandingkan dengan data penggunaan sliding form pada proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proyek Pembangunan Bendungan Cijurey Paket I dikerjakan menggunakan bekisting sliding form biaya pelat permeter persegi sebesar Rp 185.185,00 dengan selisih biaya Rp 342.819.286,34 atau sekitar 12,37% lebih murah dari perhitungan menggunakan beksiting konvensional yaitu rata - rata sebesar Rp 211.332,06. Selain dari segi biaya maupun dari sisi waktu pekerjaan sliding form memiliki waktu pengerjaan lebih cepat selama 2 jam pada setiap blok terowongan konduit dibanding dengan bekisting konvesional
Referensi
Arifin, S. (2009). Trowongan Dalam Pelaksanaan. PT. Mediatama Sapta Karya
Ariyani, M. A., & Effendy, M. (2020). Penggunaan bekisting dengan metode sliding form work pada pekerjaan saluran. Seminar Keinsinyuran.
Azmarningrum, E. C., Azhar, M., & Bangun, S. (2024). Analisis Struktur Perbandingan Penggunaan Bekisting Konvensional dengan Bekisting Pelat Baja pada Kolom Kotak dan Kolom Bulat (Studi Kasus Pembangunan Cibinong City Mall 2). Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 8(1), 105–110. https://doi.org/10.32832/komposit.v8i1.14890
Badan Standardisasi Nasional. (1994). SNI 03-3631-1994: Desain dan Pembuatan Bekisting Beton Pracetak. BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 03-2847-2002: Acuan Perancah dan Bekisting Bangunan. BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2002). SNI 5: Perencanaan Bekisting untuk Bangunan Gedung. BSN.
Badan Standardisasi Nasional. (2016). SNI 6880-2016: Spesifikasi Beton Struktural. BSN.
Dewi, R. A., & Sembiring, R. A. (2022). Analisa perbandingan penggunaan bekisting konvensional dan sistem pada gedung bertingkat. Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil, 8(1).
Hardiyatmo, H. C. (2012). Hidrologi dan teknis bendungan. Penerbit Teknik Sipil.
Li, W., Lin, X., Bao, D. D., & Xie, Y. M. (2022). A review of formwork systems for modern concrete construction. Structures, 38, 52–63. https://doi.org/10.1016/j.istruc.2022.01.089
Linsley, R. K. (1995). Design and operation of dams and reservoirs. McGraw-Hill.
Locatelli, G., et al. (2023). Project management as an agent of change for sustainability. International Journal of Project Management, 41(4). https://doi.org/10.1016/j.ijproman.2023.102485
Lubis, A. P. A., Alvindra, A., & Sihombing, L. B. (2023). Metode Pelaksanaan dan Analisa Efisiensi Pekerjaan Aluminium Formwork System pada Proyek Apartemen Sudimara Forestwalk Tower Albizia. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 7(1), 71–75. https://doi.org/10.32832/komposit.v7i1.9402
Maulana, B. F., Abadiyah, S., & Safitri, R. A. (2024). Analisa perbandingan bekisting semi sistem (knockdown) dengan bekisting konvensional berdasarkan RAB. Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan, 4(2), 147–156. https://doi.org/10.17509/jptb.v4i2.80552
Maskur, A., Fuadi, I., & Sukmara, E. (2023). Analisis perbandingan biaya dan waktu antara bekisting kayu multiplek dengan bekisting bondek untuk plat lantai. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, 9(2). https://doi.org/10.33197/jitter.vol9.iss2.2023.1023
Nilimaa, J., Gamil, Y., & Zhaka, V. (2023). Formwork engineering for sustainable concrete construction. CivilEng, 4(4), 1098-1120. https://doi.org/10.3390/civileng4040060
Olson, D. L. (2003). Project management—A systems approach to planning, scheduling, and controlling. Wiley.
Saraswati, Y. N. D., & Indryani, R. (2012). Analisa perbandingan penggunaan bekisting semi konvensional dengan bekisting sistem table form. Jurnal Teknik ITS, 1(1). https://doi.org/10.12962/j23373539.v1i1.1068
Schwalbe, K. (2015). Information Technology Project Management (8th ed.). Cengage Learning.
Shang, J., Zhou, Y., Wang, Y., Niu, Z., & Yin, F. (2024). Construction of utility tunnel power supply and distribution system. Proceedings 3rd International Conference on Advances in Materials, Machinery, Electrical Engineering (AMMEE 2024). https://doi.org/10.62051/fqxnm771
Sibangkoman. (2018). Modul 8 Desain Bangunan Pelengkap. Pusat Pelatihan dan Pengembangan SDM PU.
Sita, T., & Supriyono. (2024). Inovasi metode kerja sliding formwork U-Ditch sebagai dukungan percepatan pelaksanaan Paket I.4 - Jalan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Jurnal Inersia, 16(1), 92-102. https://doi.org/10.46964/inersia.v16i1.989
Situmorang, M. (2015). Bendungan tipe urugan: Perencanaan dan konstruksi. PT Graha Ilmu.
Ula, A. I. S., Sumardi, & Wahiddin. (2025). Analisa produktivitas bekisting eksisting dan sistem PERI pada kolom gedung kantor proyek pembangunan SMK-SMAK Bogor. Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK), 6(1), 349–356. https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.6052
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms (Penulis yang mengajukan publikasi artikel telah menyetujui hal berikut):
- Through this publication, the author agree to submit the copyright of article writing to Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. This copyright submission takes the form of, but is not limited to: reproduction of the article and parts therein, including photographic reproductions; distribution of articles through printed and electronic documents; and translation of articles(Bahwa melalui publikasi ini, hak cipta penulisan artikel diserahkan kepada Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. Penyerahan hak cipta ini berupa, namun tidak terbatas pada: perbanyakan artikel dan bagian di dalamnya, termasuk reproduksi fotografi; penyebarluasan artikel melalui dokumen cetak dan elektronik; serta penterjemahan artikel).
- The authors agree to the terms of the Copyright Notice, according to Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License., which will apply to this article if and when it is published by Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. (Para penulis setuju dengan ketentuan Pemberitahuan Hak Cipta, sesuai dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0., yang akan berlaku untuk artikel ini jika dan ketika diterbitkan oleh Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)










