KEBEBASAN AKADEMIS PADA MASA KHALIFAH AL-MA`MU DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP MERDEKA BELAJAR DI INDONESIA

Penulis

  • Nur Syakinah Hasibuan Program Studi Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Junaidi Arsyad Program Studi Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Salminawati Program Studi Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32832/tawazun.v16i3.15394

Kata Kunci:

kebebasan akademis, Khalifah Al-Ma'Mun, Konsep Merdeka belajar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebebasan akademis pada masa khalifah Al-Ma`mun dan relevansinya dengankonsep merdeka belajar di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metodepenelitian kualitatif dengan pendekatan  pustaka (library research) serta menggunakan langkah-langkah pendekatan sejarah. Fokus analisis dalam penelitian ini adalah mengkaji kondisi sosial intelektual pada masa Bani Abbasiyah khususnya pada masa khalifah Al-Ma`mun sehingga ditemukan beberapa praktik kebebasan akademis yang terjadi pada masa itu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat relevansi yang signifikan anatara kebebasan akademis pada masa khalifah Al-Ma`mun dan konsep merdeka belajar yang sedang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayan  Indonesia dalam mengatasi rendahnya minat literasi dan numerasi anak-anak Indonesia pasca Pandemi Covid-19. Konsep Merdeka belajar dimaksudkan untuk memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk belajar sesuai minat dan bakatnya sebagai upaya untuk  menumbuhkan generasi yang akan membawa perubahan pada kompetensi dalam bidang masing-masing. Di antaranya kesamaan dalam aspek defenisi kebebasaan itu sendiri, faktor asimilasi sebagai pendorong berkembangnya ilmu pengetahuan kemiripan dalam pelaksanaan pembelajaran di luar ruangan yaitu pada masa khalifah Al-Ma`mun disebut dengan rihlah ilmiahsedangkan dalam merdeka belajar disebut dengan outing class, kesamaan dalam metode pengembangan ilmu pengetahuan yaitu metode debat/jaldah dengan metode diskusi, kesamaan dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan melalui kegiatanpenelitian/riset serta menuliskan karya dari penelitian tersebut.  Serta penguasaan bahasa asing dalam kegiatan penerjemahan pada masa Khalifah Al-ma`mun dengan penguatan bahasa asing khususnya bahasa Inggris  dalam merdeka belajar.

Referensi

Abdillah, N. (2016). Madzhab Dan Faktor Penyebab Terjadinya Perbedaan. Fikroh: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 8(1). https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i1.20

Aly, H. N., Abdullah, S., Chamami, M. R., Fihris, Yahiji, K., Supiah, Damopolii, M., Ainiyah, N., & Ritonga, A. R. (2023). Reviewing the Colonial Period Islamic Education System in Indonesia: What is Still Relevant to Continue. Journal of Namibian Studies, 33, 671–687. https://doi.org/10.59670/jns.v33i.531

Apriyanto, A. (2020). Kesejahteraan Ummat dan The Golden Age Of Islam Telaah Historis Pemberdayaan Masyarakat di Masa Khalifah Harun Al-Rasyid. ICODEV: Indonesian Community Development Journal, 1(1). https://doi.org/10.24090/icodev.v1i1.4257

Astriyani, R., Tahir, M., & Salam, M. M. (2023). Penerapan Nilai-nilai Moderasi dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Seling: Jurnal Program Studi PGRA, 9(2).

Bassnett, S. (2020). The Figure of the Translator. In Journal of World Literature (Vol. 1, Issue 3). https://doi.org/10.1163/24056480-00103002

Creswell, J. W. (2020). Penelitian Kualitatif & Desain Riset : Memilih di Antara Lima Pendekatan. In Mycological Research.

Dalimunthe, M.A., Pallathadka, H., Muda, I., Manoharmayum, D,D., Shah, A,H., Prodanova, N,A., Mamarajabov, M, E., & Singer, N. (2023). Challenges of Islamic Education in the New Era of Information and Communication Technologies. HTS Theological Studies. 79(1), 1-6. [Available Online at https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8608 ]

Daulay, H. P., Dahlan, Z., & Putri, Y. A. (2023). Peradaban dan Pemikiran Islam pada Masa Bani Abbasiyah. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2). https://doi.org/10.56832/edu.v1i2.63

Desnelita, Y., Susanti, W., Rizal, F., & Ritonga, A. R. (2013). The Implementation of Collaborative Project Based Learning Model with Inquiry Process using E-Learning in Higher Education. Educational Administration Theory and Practice, 29(1), 90–101.

Dhaiman, A. N., & Hidayat, T. (2023). Manajemen Kurikulum Pendidikan Masa Kekhalifahan Abbasiyah. Mauriduna: Journal of Islamic Studies, 4(1). https://doi.org/10.37274/mauriduna.v4i1.683

Fitri, N. M., & Sari, S. R. (2020). Pengaruh Kreativitas Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika. Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika Dan Pembelajarannya, 4(2). https://doi.org/10.24269/silogisme.v4i2.988

George, M. W. (2019). The Elements of Library Research. In The Elements of Library Research. https://doi.org/10.1515/9781400830411

Goossens, S., Wybouw, N., Van Leeuwen, T., & Bonte, D. (2020). The physiology of movement. In Movement Ecology (Vol. 8, Issue 1). https://doi.org/10.1186/s40462-020-0192-2

Indainanto, Y.I., Dalimunthe, M.A., Sazali, H., Rubino., & Kholil, S. (2023). Islamic Communication in Voicing Religious Moderation as an Effort to Prevent Conflicts of Differences in Beliefs. Pharos Journal of Theology. Volume 104 Issue 4 - (2023). [ Available Online at https://doi.org/10.46222/pharosjot.104.415 ]

Ismiyati, N., Sutijtro, & Umamah, N. (2015). Peranan Harun Al-Rasyid dalam Kekhalifahan Abbasiyah Tahun 786-809 M. Artikel Ilmiah Mahasiswa, 1(1).

Kemdikbud. (2019). Kebijakan merdeka belajar 1: empat pokok kebijakan merdeka belajar. Www.Kemdikbud.Go.Id.

Kennedy, H. (2016). The early abbasid caliphate: A political history. In The Early Abbasid Caliphate: A Political History. https://doi.org/10.4324/9781315667423

Krippendorff, K. (2022). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. In Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. https://doi.org/10.4135/9781071878781

Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Tiara Wacana Yogya. https://books.google.co.id/books?id=ZhIWAAAACAAJ

Kurniyawan, M. D., Sultoni, S., & Sunandar, A. (2020). Manajemen Sekolah Ramah Anak. Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan. https://doi.org/10.17977/um027v3i22020p192

Machwate, S., Bendaoud, R., Henze, J., Berrada, K., & Burgos, D. (2021). Virtual exchange to develop cultural, language, and digital competencies. Sustainability (Switzerland), 13(11). https://doi.org/10.3390/su13115926

Marengke, M. (2019). Konsep Pengembangan Kompetensi Guru. Foramadiahi: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Keislaman, 11(2). https://doi.org/10.46339/foramadiahi.v11i2.227

Mustaghfiroh, S. (2020). Konsep “Merdeka Belajar” Perspektif Aliran Progresivisme John Dewey. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 3(1). https://doi.org/10.30605/jsgp.3.1.2020.248

Muttaqiin, Z. (2022). Sejarah Dinasti Abbasiyah: Telaah Pendidikan Pada Masa Kejayaan. Jurnal Al-Makrifat, 7(1).

Naderi, S., Acar, F., Mertol, T., & Arda, M. N. (2003). Functional anatomy of the spine by Avicenna in his eleventh century treatise Al-Qanun fi al-Tibb (The Canons of Medicine). Neurosurgery, 52(6). https://doi.org/10.1227/01.neu.0000064811.30933.7f

Najwa, W. A., Slamet Widodo, M. Misbachul Huda, & Adhy Putri Rilianti. (2023). Kompetensi Guru dalam Menerapkan Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Sangkalemo : The Elementary School Teacher Education Journal, 2(1). https://doi.org/10.37304/sangkalemo.v2i1.7440

Noviani, H. D., & Yanuarti, E. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pendidikan Agama Islam. Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1).

Nurjatisari, T., Sukmayadi, Y., & Nugraheni, T. (2023). Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Kemasan Pertunjukan Seni pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4). https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4836

Purba, P., & Bermuli, J. E. (2022). Konsep Merdeka Belajar Dalam Kurikulum Pendidikan Kristen Untuk Mendukung Proses Pembelajaran Digital. Bonafide: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(1). https://doi.org/10.46558/bonafide.v3i1.83

Samsudin, M., & Zuhri, M. (2018). Perkembangan Pendidikan Islam pada Masa Harun Al-Rasyid dan Al-Ma’mun. Jurnal Al-Ashriyyah, 4(1).

Sofa, R. (2022). Kejayaan Pendidikan Islam Pada Masa Khalifah Harun Ar-Rasyid. Jurnal Keislaman, 5(1). https://doi.org/10.54298/jk.v5i1.3414

Vernon, L., & Drane, C. F. (2020). Influencers: the importance of discussions with parents, teachers and friends to support vocational and university pathways. International Journal of Training Research, 18(2). https://doi.org/10.1080/14480220.2020.1864442

Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1). https://doi.org/10.30998/rdje.v8i1.11718

Weeks, J. M. (2019). Introduction to library research in anthropology. In Introduction to Library Research in Anthropology. https://doi.org/10.4324/9780429044069

Yasmansyah, Y., & Sesmiarni, Z. (2022). konsep merdeka belajar kurikulum merdeka. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 1(1). https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1.12

Yin, R. K. (2013). Case study research: Design and methods. Applied Social Research Methods Series, 18(2). https://doi.org/10.1097/00001610-199503000-00004

Ying, J. (2020). The Importance of the Discussion Method in the Undergraduate Business Classroom. Humanistic Management Journal, 5(2). https://doi.org/10.1007/s41463-020-00099-2

Yusuf, A. N. (2020). The Used Of A Medium Of Learning Song Foreign Language In Learning Speak Stranger In Elementary School. Jurnal Pajar (Pendidikan Dan Pengajaran), 4(5). https://doi.org/10.33578/pjr.v4i5.7995

Diterbitkan

2023-11-15

Cara Mengutip

Hasibuan, N. S., Arsyad, J., & Salminawati. (2023). KEBEBASAN AKADEMIS PADA MASA KHALIFAH AL-MA`MU DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP MERDEKA BELAJAR DI INDONESIA. TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam, 16(3), 443–458. https://doi.org/10.32832/tawazun.v16i3.15394

Terbitan

Bagian

Artikel